Berbahayakah Nanomaterial?

September 5, 2009 at 8:46 pm 1 komentar

Nanomaterial memiliki karakteristik yang super dibanding dengan material dengan ukuran normal seperti dijelaskan dalam artikel karakteristik nanomaterial. Sampai sekarang ada sekitar 600 produk dipasarkan telah mengandung bahan nanomaterial. Mudah kita temui pada produk – produk alat olahraga seperti raket, stik golf misalnya mencantumkan kata ‘nano” yang mengindikasikan bahan tersebut dibuat dari komposit yang mengandung partikel berukuran nano. Biasanya kandungan nanopartikel digunakan untuk menimbulkan sifat ringan tapi kuat pada produk jadi atau memiliki fungsi ganda seperti saringan udara pada alat AC sekarang ada yang dilengkapi kandungan partikel logam perak berukuran nano untuk memberikan kemampuan membunuh bakteri disamping menyaring debu. Sifat yang super, seperti lebih reaktif, lebih kuat dan sebagainya tentunya disisi lain dapat mengandung bahaya yang lebih besar. Kemungkinan bahaya yang bisa ditimbulkan dari nanomaterial diringkas dalam beberapa poin karakteristk nanomaterial dibawah ini.

Bioavailability, didefinisikan sebagai kemampuan bahan untuk menembus membran/lapisan jaringan tubuh melalui berbagai cara paparan (kulit, pernafasan, dan pencernaan). Nanomaterial dimungkinkan untuk masuk menembus jaringan karena ukurannya yang lebih kecil dari ukuran pori-pori kulit manusia, namun itu semua juga tergantung dari sifat – sifat materialnya seperti kemampuan penggumpalan, muatan listrik, bentuk partikel, gugus fungsi dan sebagainya. Meski partikel berukuran sangat kecil, namun gugus fungsi tertentu yang diembankan kedalamnya bisa menghalangi proses absorpsi oleh jaringan.

Bioaccumulation, didefinisikan sebagai kemampuan partikel yang terabsorpsi untuk terakumulasi didalam jaringan tubuh organisme dengan berbagai jalur paparan. Akumulasi ini perlu didalami lebih lanjut mengenai letaknya didalam jaringan apakah dia terakumulasi dilokasi dekat dengan inti sel sehingga bisa mempengaruhi proses replikasi DNA ataukah dia terakumulasi di tempat yang tidak membahayakan jaringan hidup.

Toxic Potential, efek dari toksisitas nanomaterial dimungkinkan melalui berbagai sebab yaitu kemampuan oksidasi, inflamasi dari iritasi fisis, pelepasan dari radikal yang terkandung dan dari pengotor (impurities) dari pembuatan nanomaterial misalkan sisa katalis, pengotor bahan baku yang kurang murni. Namun semua nilai toksisitas ini juga sangat tergantung dari dosis dan waktu paparan terhadap bahan. Gambar dibawah ini menampilkan karbon nanotube yang masuk kedalam sel.

cellnano
sumber:physorg.com

Beberapa institusi sekarang baru giat meneliti lebih mendalam mengenai potensi bahaya dari bahan nanomaterial dengan dana yang sangat besar. Namun bahaya tersebut bisa diminimalkan jika kita tau mengenai potensi resikonya dan paham bagaimana cara menanganinya. Beberaoa penelitian juga telah membuktikan jika beberaoa produk nanomaterial tidak berpengaruh terhadap kesehatan manusia. Pada prinsipnya resiko tidak perlu sampai menghalangi suatu teknologi untuk berkembang dan digunakan untuk kesejahteraan manusia, karena segala sesuatunya ada didunia ini pasti mengandung resiko seperti yang terkandung pada bahan – bahan kimia yang lain.

sumber: J Nanopart Res (2009) 11:757-766

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Bisakah lumpur Lapindo dijadikan material cerdas? Zeolit-karbon aktif komposit

1 Komentar Add your own

  • 1. Emser wanibesak  |  Juni 21, 2011 pukul 8:43 am

    hmmmm info yang sangat bermanfaat dan menarik….!!!!! karena nanomaterial terutama nanoteknologi lagi tren untuk dibahas…!!!!!!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Feeds

Pengunjung

  • 189,142
September 2009
S S R K J S M
« Jul   Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

%d blogger menyukai ini: