Diffuse Reflectance Spectroscopy (DRIFTS)

Diffuse Reflectance Infrared Fourier Transform Spectroscopy (DRIFTS) adalah teknik untuk mengumpulkan dan menganalisa energi IR yang terdifusi. Alat ini biasanya digunakan untuk menganalisa sampel berbentuk partikel halus dan serbuk. Preparasi sampel sangat mudah dan biasanya tidak memerlukan perlakuan khusus. Sampel hanya perlu dihaluskan sampai berukuran 5 mikron atau lebih kecil.

Prinsip kerja dari alat ini adalah ketika sinar IR mengenai sampel maka sebagian akan dipantulkan oleh permukaan partikel dan sebagian yang lainnya akan diteruskan melalui partikel. IR energi yang dipantulkan dari permukaan akan hilang. Sinar IR yang melewati partikel dapat dipantulkan oleh partikel berikutnya atau diteruskan ke partikel berikutnya. Mekanisme transmisi dan refleksi dapat terjadi berulang – ulang dalam sampel yang akan memperpanjang lintasan sinar IR. Akhirnya, energi pantulan dari sinar IR dengan lintasan seperti tersebut diatas yang akan dikumpulkan oleh sebuah cermin yang berfungsi untuk memfokuskan sinar ke sebuah detektor. Sinar IR yang terdeteksi sebagian telah teradsorpsi oleh partikel-partikel sampel yang akan memberikan informasi karakteristik dari sampel yang dianalisa. Skema dan prinsip kerja dari alat ini digambarkan seperti skema dibawah ini.
drifts

DRIFTS sebenarnya bisa dikatakan sebagai FTIR yang dapat beroperasi secara in situ dan kontinyu. Sampel dapat dianalisa kapanpun dan dalam berbagai kondisi. Sehingga alat ini sangat cocok untuk menganalisa mekanisme reaksi pada katalis padat dengan reaktan gas. Alat ini juga cocok untuk menganalisa perubahan gugus fungsional pada permukaan material akibat perlakuan tertentu seperti oksidasi, pemanasan atau reaksi dengan gas tertentu.

Untuk melakukan analisa, serbuk sampel dimasukkan kedalam kontainer kecil seperti pada gambar berikut. kemudian kontainer diletakkan pada alat khusus yang berfungsi untuk menghubungkan sampel dengan selang gas masuk dan keluar serta air pendingin. Kemudian dimasukkan kedalam mesin utama. Mesin utama bisa berupa mesin FTIR yang dimodifikasi atau diberi tambahan untuk memungkinkan dilakukannya uji DRIFTS.

Image119

DRIFTS yang dioperasikan dengan menaikkan suhu maka perlu memakai sensor yang tepat dengan operasi tersebut. Namun dengan memakai suhu tinggi tersebut kita memerlukan pendingin nitrogen cair yang diisikan pada konainer yang ada. Biasanya dalam analisa DRIFTS, kita perlu mengambil background spektra terlebih dahulu sebelum mengambil spektra adsorbansi atau transmitansi dari sampel setelah dikenai perlakuan khusus.

Biasanya background diambil ketika sampel sudah diberi perlakuan dengan suhu tertentu dengan lama tertentu sehingga sudah tidak mengandung uap air namun sebelum dilakukan perlakuan yang akan kita teliti misalnya direaksikan dengan mengalirkan gas – gas tertentu. Contoh alat FTIR yang difungsikan sebagai DRIFTS ada pada gambar dibawah ini yang lengkap dengan komputer berisi software memroses spektra.

Image123

Dengan diperlukan adanya background spektra berarti DRIFTS hanya dapat digunakan untuk menganalisa perubahan adsorbansi dari energi IR. Dengan kata lain hanya dapat menganalisa perubahan dari gugus fungsi atau spesies yang teradsorpsi di permukaan bahan setelah diberikan perlakuan tertentu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


%d blogger menyukai ini: